Breaking News

Budidaya bertanam kacang panjang

bertanam kacang panjang

Budidaya bertanam kacang panjag akan diuraikan dalam artikel ini untuk pemula yang ingin mencoba bertani. Hal ini bisa untuk keperluan sendiri ataupun untuk dijual kembali menambah penghasilan keluarga. Karena tanaman kacang panjang mudah untuk ditanam dilahan yang sempit maupun yang luas. 

Kacang panjang merupakan tanaman semusim. Tumbuhan merambat atau membelit. Daunnya tersusun tiga-tiga helai. Batangnya memanjang liat dan sedikit berbulu. Bunganya berbentuk kupu-kupu. Buahnya bulat, panjang dan ramping. 

Panjangnya bisa mencapai 40-80 cm. Warna buah muda hijau atau hijau keputih-putihan dan mudah patah. Setelah tua buahnya menjadi liat dan warnanya menjadi putih kekuning-kuningan. Buah yang muda dijadikan sayur dan banyak digemari masyarakat. Rasanya enak, gurih dan mengandung vitamin A,B, dan C.

Jenis

Ada 2 golongan kacang panjang yang mempunyai perbedaan mencolok, yaitu :

1. Kacang lanjaran

Kacang lanjaran bersifat membelit. Yang dimaksud lanjaran adalah tonggak dari kayu atau bambu untuk tempat membelit. Kacang lanjaran terdiri dari 2 macam yaitu :
  • Kacang lanjaran biasa,  dengan cirinya antara lain; buahnya warna hijau dan panjangnya lebih kurang 40 cm.
  • Kacang usus, cirinya; buahnya berwarna hijau keputihan dan panjangnya bisa mencapai 80 cm.

2. Kacang panjang yang bukan lanjaran dan tidak membelit

  • Kacang tunggak, panjang buahnya hanya lebih kurang 10 cm.
  • Kacang uci, panjang buahnya hampir sama dengan kacang tunggak, tepi lebih kecil.
Selain dua golongan yang terdapat di atas, ada dua varietas kacang panjang yang dianjurkan untuk ditanam yaitu:
  1. Varietas KP-1 dengan kriteria umur menghasilkan 59-79 hari. panjang buah 40-75 cm. tahan hama dan penyakit
  2. Varietas PK-2 dengan kriteria umur menghasilkan 58-80 hari, panjang buah rata-rata 60 cm.

Baca juga : Cara menanam buncis


Syarat tumbuh kacang panjang

Adapun syarat tumbuh yang diperlukan agar tanaman kacang panjang tumbuh dan menghasilkan dengan baik antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Tanahnya harus gembur, subur, kaya akan humu, dan tidak tergenang air.
  2. Tidak terlindung dari sinar matahari.
  3. Tinggi tempat antara 0-1.500 m dari permukaan laut.
  4. Temperatur udara 18-32 derajat celcius.

Manfaat kacang panjang

Kacang panjang bermanfaat bagi manusia antara lain:
  1. Buah dan daun muda dijadikan sayur, sebagai sayur, sebagai sumber protein dan vitamin A, B, dan C.
  2. Sisa tanaman berupa batang dan daun yang tua dapat dijadikan pupuk hijau
  3. Dapat dijadikan usaha pekarangan untuk menambah penghasilan keluarga.

Teknik budidaya kacang panjang

1. Pemilihan benih

Kacang panjang yang ditanam adalah biji dari buah yang sudah tua atau disebut benih. Benih yang baik adalah benih yang tampah beruas, mengkilap, besarnya seragam, utuh, tidak mengandung hama atau penyakit dan warnanya cerah.

Benih ini dapat diperoleh di toko-toko penjual sarana pertanian. Bila akan membuat benih sendiri, caranya sebagai berikut:

  • Pilih buah yang sehat dan mulus, lalu biarkan sampai tua atau masak di pohon.
  • Bila kulit buah sudah mengering, lalu dipetik dan dijemur di panas matahari sampai betul-betul kering.
  • Bila sudah kering, pisahkan biji dengan kulitnya, lalu dibersihkan.
  • Setelah bersih, pilih biji yang benar-benar beruas, utuh dan tidak keriput, lalu simpan dalam botol atau kantong plastik kedap udara. Bila akan ditanam baru dibuka.

2. Pengolahan tanah

Kegiatan pengolahan tanah untuk menanam kacang panjang adalah sebagai berikut:
  • Pertama-tama lahan dibersihkan dari rumput atau semak.
  • Kemudian tanah dicangkul atau dibajak, lalu dibiarkan lebih kurang 2 minggu.
  • Setelah 2 minggu tanah dicangkul lagi untuk digemburkan. Saat melakukan penggemburan tanah, sebaiknya sekaligus diberikan pupuk kandang atau kompos.
  • Setelah tanah gembur, lalu dibuat bedengan. Ukuran bedengan lebar 80-100 cm, tinggi cm dan panjang tergantung di buat parit-parit dengan lebar 30-40 cm.

3. Penanaman kacang panjang

Penanaman dilakukan sebagai berikut:
  • Buat lubang tanam dengan tugal sedalam 3-4 cm. Jarak antara lubang adalah 30 cm dalam barisan dan antar baris 60 cm.
  • Tanaman benih dalam setiap lubang sebanyak 2-3 biji, lalu ditutup dengan tanah tipis.


Cara pemeliharaan tanaman kacang

Kegiatan pemeliharaan meliputi : penyulaman, penyiraman, penyiangan, pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.

1. Penyulaman

Dilakukan setelah 7-15 hari setelah tanam.Penyulaman dilakukan untuk menanam kembali pada tempat-tempat yang tidak tumbuh pada penanaman pertama.

2. Penyiraman

Penyiraman sebaiknya dilakukan pagi dan sore hari, kecuali ada hujan. Terutama pada pertumbuhan awal, sangat memerlukan air.

3. Penyiangan

Dilakukan pada umur 3 minggu, atau melihat keadaan rumput-rumput atau gulma yang tumbuh mengganggu tanaman.

4. Pemupukan

Selain pemberian pupuk kandang saat pengolahan tanah, perlu dilakukan pemberian pupuk susulan dengan pupuk buatan. Takaran pupuk yang dianjurkan adalah Urea 50 kg/ha, TSP 100 kg/ha, Kcl 100 kg/ha.

Urea diberikan 2 tahap, yaitu tahap pertama pada saat tanam dengan takaran 1/2 dosis atau lebih kurang sendok teh per batang. Dan tahap kedua pada saat tanaman umur 3 minggu dengan dosis yang sama dengan tahap pertama. TSP dan Kcl diberikan seluruhnya pada waktu tanam dengan takaran lebih kurang 1 sendok makan per batang.

Apabila tanaman telah mencapai tinggi lebih kurang 25 cm atau setelah berumur 3 minggu, maka tanaman harus diberikan lanjaran, agar tanaman dapat membelit atau memanjat. Dengan demikian, pertumbuhannya tidak terlambat.

5. Pengendalian hama dan penyakit

Berikut hama yang sering menyerang tanaman kacang panjang adalah walang sangit, kutu daun, pengerak polong. Pengendaliannya dapat dilakukan dengan penyemprotan racun hama seperti Tamaaron atau dengan menaburkan Furadan di tanah sekitar tanaman.

Penyakit yang sering merugikan adalah bercak daun yang disebabkan oleh jamur. Pendendaliannya dapat dilakukan dengan penyemprotan seperti fungisida Autracal 70 atau Dithane 45.


Pemanenan kacang

Pada umur lebih kurang 50 hari setelah tanam kacang panjang sudah mulai bisa di panen. Polong kacang panjang sudah bisa dipanen bila polong sudah terisi penuh, padat, dan hijau merata. Panan sebaiknya dilakukan pagi hari, dan petiklah hingga tidak ada polong yang tertinggal di batang.


Sumber : Hayu Shelomita



Type and hit Enter to search

Close