Breaking News

Inilah Cara Budidaya Ikan Lele Yang Wajib Anda Ketahui!

Dalam melakukan budidaya ikan lele, Anda  tidak bisa melakukannya secara sembarangan. Karena ikan lele memerlukan perawatan yang intensif untuk memberikan keuntungan bagi Anda.

Jika Anda melihat pembudidayaan yang mengatakan bahwa bibit lele bisa dipanen dalam jangka waktu 3 bulan hanya dengan mensortirnya, itu tidak bisa diakui. Karena mensortir ikan lele tidak segampang yang dikatakan.

Jika Anda tidak mengetahui cara yang tepat, maka Anda tidak akan mendapatkan keuntungan dalam budidaya tersebut. Anda hanya akan mendapatkan kerugian saat melakukan budidaya.

Cara budidaya ikan lele yang benar bisa Anda temukan dalam trik dan tips berikut. Trik berikut merupakan pengalaman yang sudah dilakukan oleh seorang pengusaha lele sukses.

Baca juga : Cara membudidayakan ikan nila

Cara Budidaya Ikan Lele Yang Wajib Anda Coba

cara membudidayakan ikan lele

Berikut adalah cara budidaya ikan lele yang bisa Anda ikuti! Pastikan Anda memahaminya terlebih dahulu sebelum melakukan pembibitan lele. Karena Anda pasti tidak ingin jika mengalami kerugian bukan.

Siapkan Kolam Ikan

menyiapkan kolam ikan lele

Kolam ikan bisa terbuat dari semen, terpal atau tanah. Selain memastikan bahan yang dibuat untuk kolam tersebut, Anda juga harus mengetahui ukuran yang cocok untuk kolam.

Untuk ukuran kolam tersebut Anda bisa memiliki kolam dengan ukuran 4x8 meter, yang mana dibagi menjadi tiga bagian. Setiap bagian dipisah menggunakan keramba.

Jika Anda ingin mendapatkan keuntungan dari budidaya tersebut. Anda tidak bisa melakukannya dalam jumlah kecil. Anda harus memiliki minimal 8 keramba, yang mana sama dengan 4 kolam dan masing-masing kolam memiliki ukuran 4x8.

Setiap keramba bisa Anda isi dengan 6000 bibit baru, yang mana setiap bulannya bibit baru diisi di keramba khusus bibit baru. Seperti yang sudah dijelaskan bahwa masing-masing kolam dibedakan menjadi tiga bagian.

Keramba pertama, Anda bisa gunakan untuk bibit lele yang masih kecil. Keramba kedua untuk bibit lele dengan ukuran menengah dan keramba ketiga untuk bibit lele monster atau ukuran besar.

Dengan begitu Anda bisa melakukan sortir dengan mudah. Hal ini juga memudahkan Anda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, karena dengan banyaknya kolam, maka Anda bisa panen terus-menerus tanpa putus.

Asalkan Anda rajin menambah bibit baru setiap bulannya. Jika Anda tidak melakukan itu, maka panen Anda bisa putus. Bisa jadi anda tidak akan mendapatkan untung yang berlipat.

Mensortir Bibit Lele Secara Rutin

mensortir bibit ikan lele

Cara kedua yang harus dipastikan ialah persortiran, karena kegiatan yang satu ini tidak mudah dilakukan. Anda harus benar-benar teliti untuk melakukan kegiatan yang satu ini. 

Untuk mengetahui cara persortiran yang benar, Anda bisa mengikuti cara berikut ini! Pertama, setelah keramba siap, Anda bisa memberikan bibit di salah satu keramba. keramba itulah yang akan menjadi keramba pertama.

Kedua, Sebulan kemudian Anda bisa melakukan persortiran pada keramba pertama untuk memisahkan lele dengan ukuran kecil dan besar. Bulan selanjutnya, Anda bisa melakukan persortiran pada keramba kedua dengan melakukan cara yang sama.

Untuk bulan ketiga, Anda bisa memanen ikan pada keramba ketiga, lele pada kermba ini bisa Anda panen seluruhnya. Sebenarnya pada bulan kedua Anda bisa memanen ikan pada keramba kedua, namun Anda hanya bisa melakukan panen sebesar 30% saja.

Ulangi cara di atas untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Namun, pada bulan keempat, Anda harus melakukan sortir pada keramba pertama. Pada bulan ini ikan yang memiliki gen jelek harus Anda pindah ke kolam khusus.

Di kolam khusus itu terdapat ikan-ikan yang memiliki gen buruk. Fungsinya, agar semua ikan lele bisa tumbuh besar dan layak untuk dipanen. Dengan begitu tidak ada bibit yang perlu Anda buang.

Memanen Lele Yang Cukup Usia

ukuran memanen ikan lele

Panenlah bibit yang cukup usia, minimal saat berusia 2-3 bulan. Anda juga bisa memanen yang sesuai dengan permintaan pasar. Jangan sampai Anda memanen bibit yang masih kecil.

Bibit yang masih kecil harus Anda rawat hingga siap panen. Panen dilakukan setiap harinya. Dalam sehari Anda bisa memanen minimal 50 kg ikan lele dan memasukkannya ke pasar.

Baca juga : Cara membudidayakan ikan mas

Memasarkan Lele Yang Sudah Siap

Untuk pemasaran, Anda juga harus membooking sebuah penjual ikan. Jika Anda sudah membooking beberapa penjual, maka Anda bisa memasukkan lele ke dalam pasar dengan tenang.

Pastikan Anda bisa menyiapkan lele sesuai dengan pesanan dan juga tepat waktu sesuai janji. Jangan sampai Anda tidak bisa memasok lele ke pedagang tersebut dan mengakibatkan pedagang tersebut harus memasok dari tempat lain.

Hal tersebut dapat merugikan Anda, karena untuk melakukan pemasokan ulang itu akan susah. Anda harus menunggu pemasok yang kosong dan mengakibatkan lele Anda tidak bisa dijual.

Begitulah cara budidaya ikan lele yang bisa menghasilkan keuntungan. Anda bisa mengikuti trik di atas, namun pastikan jika Anda selesai memanen lele, Anda harus membersihkan kolam yang kosong sebelum diisi bibit baru.


Penulis : Tini


Type and hit Enter to search

Close