Breaking News

Makanan ikan salai khas siak



Ikan salai

Sebagian masyarakat di daerah siak bertempat tinggal di tepi sungai siak sehingga identik dengan ikan sebagai lauk pauk dalam kesehariannya. Ikan adalah salah satu sumber protein hewani yang cukup banyak disukai orang. Namum sebagai mana layaknya sumber protein hewani yang lain, ikan jug mudah busuk jika tidak segera diolah. Ada beberapa cara untu mengolah ikan agar lebih awet, misalnya dengan penggaraman atau pengasapan.

Pengasapan adalah salah satu cara pengawetan ikan daging dengan menggunakan panas dan asap hasil pembakaran kayu terhadap ikan, tetapi tidak langsung terkena api, melainkan di asapkan dari hasil pembakaran kayu, asap akan memberikan aroma yang khas terhadap ikan tersebut.

Ikan salai merupakan makanan khas daerah siak, rasanya sangat enak apalagi dimasak dengan santan. Makanan ini bahkan menjadi lauk favorit masyarakat di daerah siak. Ikan salai atau dalam bahasa indonesia yang berarti ikan asap khas siak ini dibuat dari ikan segar yang kemudian dikeringkan dengan cara diasapi. Rasanya tentu sedap dengan aroma asap dari pengasapan yang dilalukan.

Untuk membuat ikan salai, ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Pertama- tama yaitu proses pembersihan dan yang dilakukan dengan cara membelah ikan menjadi dua bagian yang sama besar setelah itu susun ikan di atas arang dan kemudian siapkan sabut kelapa dan arang untuk membuat asap. Lalu asapi ikan sambil dibolak balik dan di cek, apakah ikan telah dalam kondisi kering. Setelah masak, keluarkan ikan dari tempat pengasapan dan dinginkan.

Ikan asap yang baik memiliki beberapa ciri khas, yaitu warnanya coklat keemasan dengan permukaan yang tampak licin dan mengkilap. Baunya juga sangat khas, serta tekstur dagingnya sedikit barair, jika proses pengasapan benar dengan suhu yang mencapai 60- 80 derajat, maka ikan akan tahan hingga 1 bulan lebih.

Mudah-mudaha  informasi ini bermanfaat, terimakasih.

Sumber : masyarakat siak sri indrapura

Type and hit Enter to search

Close