Breaking News

PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGGALKAN MINAT BELAJAR SISWA


 ARTIKEL MEDIA PEMBELAJARAN SD

“PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGGALKAN MINAT BELAJAR SISWA ”

DOSEN PENGAMPUH : 

PURBA ANDY WIJAYA, M.Pd

DISUSUN OLEH

NAMA KELOMPOK :

1. Samsadilla Putri Ardianti ( 206910461 )

2. Wanzuraini ( 206910206 )

3. Zullayli Nur ( 20691058 )

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN  

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR  

UNIVERSITAS ISLAM RIAU  

T.A 2021/2022  


PENGGUNAAN MEDIA VISUAL DALAM MENINGGALKAN MINAT BELAJAR SISWA

Media Visual merupakan semua alat peraga yang digunakan dalam proses belajar yang bisa dinikmati lewat panca-indera mata.Media visual ( imageatau perumpamaan) memegang peran yang sangatpenting dalam proses belajar. Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapat memberikan hubungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata.Media berbasis visual adalah media yang hanya mengandalkan indra penglihatan.

Pengalaman belajar  membutuhkan standarisasi penilaian hasil belajar sehingga pembelajaran dapat berjalan efektif dan efisien Penggunaan dan pemanfaatan pembelajaran dengan menggunakan media visual, dapat mempermudah pendidik pada proses belajar mengajar  dan mempengaruhi hasil belajar siswa. Oleh karena itu, penggunaan media  visual pada tingkat sekolah dasar sangat berpengaruh pada proses pembelajaran. Penggunaan media visual dalam proses pembelajaran sangatlah penting bagi siswa, karena siswa harus dapat mencapai tujuan belajarnya yaitu untuk mendapatkan hasil belajar yang maksimal, Maka dari itu dalam makalah ini kami membahas tentang salah satu media pembelajaran yaitu penggunaan media pembelajaran visual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.

Fungsi atau peranan media dalam proses belajar mengajar antara lain : 

1)Dapat menghindari terjadinya verbalisme, 

2)Membangkitkan minat  atau motivasi, 

3)Menarik perhatian, 

4)Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan ukuran, 

5)Mengaktifkan siswa dalam belajar, dan 

6) Mengefektifkan pemberian rangsangan untuk belajar.

visual sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dansiswa harus berinteraksi dengan visual ( image ) itu untuk meyakinkan terjadinya proses informasi. Dengan demikian media visual dapat diartikan sebagai alat pembelajaran yang hanya bisa dilihat untuk memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan akan isi materi pelajaran. Pengoptimalan media visual memberikan dampak psikologis bagi guru, karena ia akan lebih memiliki rasa percaya diri dalam menyampaikan materi atau pesan kepada peserta didik. Jika dilihat lebih lanjut sebenamya media visual ini sudah tidak asing lagi bagi  para guru pendidikan jasmani.

Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat siswa dan dapatmemberikan dukungan antara isi materi pelajaran dengan dunia nyata. Agar menjadi efektif, visual sebaiknya ditempatkan pada konteks yang bermakna dan siswa harus berinteraksi dengan visual (image) itu untuk meyakinkan terjadinya proses informasi. Untuk itu guru harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang media pengajaranyang meliputi : 

1. Media sebagai alat komunikasi guna lebih mengefektifkan proses belajar mengajar, 

2. Fungsi media dalam rangka mencapai tujuan pendidikan, 

3. Seluk-beluk proses belajar, 

4. Hubungan antara metode mengajar dan media pendidikan, 

5. Nilai atau manfaat media pendidikan dalam pengajaran, 

6. Pemilihan dan penggunaan media pendidikan, 

7. Berbagai jenis alat dan teknik media pendidikan, 

8. Media pendidikan dalam setiap mata pelajaran, 

9. Usaha inovasi dalam media pendidikan.

Manfaat/kegunaan media pembelajaran dalam proses belajar  siswa adalah sebagai berikut: 

1. Pembelajaran akan lebih menarik  perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa, 

2. Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih  dikuasai oleh siswa dan mencapai tujuan pembelajaran,

3. Metode mengajar menjadi lebih bervariasi sehingga siswa tidak mudah bosan  dan guru tidak kehabisan tenaga, 

4. Siswa lebih banyak melakukan aktivitas seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, 

5. memerankan, dan lain sebagainya.

Media visual berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan. Pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam simbol-simbol visual. Selain itu, fungsi media visual adalah  untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, menggambarkan atau menghiasi fakta yang mungkin akan cepat dilupakan jika tidak divisualkan.


Type and hit Enter to search

Close