Breaking News

MEDIA PEMBELAJARAN SD KREATIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA SD

MEDIA PEMBELAJARAN SD 

KREATIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA SD 







Kelompok 5

ASIH WULAN DARI 206910465
ULFA NADIYAH         206910043
WAHYU JUNANTO 206910050




Kelas                 : 4B
Dosen pengampu : Purba Adi Wijaya.,S.Pd.,M.Pd



FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN 
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR 
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
PEKANBARU RIAU 
T.A 2021/2022

KREATIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA SD


1. Latar Belakang

Media Pembelajaran merupakan Sebuah sarana pembelajaran yang digunakan oleh seseorang dengan menggunakan alat yang dibuat untuk memudahkan dalam penyampaian materi ketika mengajar di Sekolah. Hal seperti itu sangat membantu guru dalam mengajar di Sekolah dan merupakan solusi untuk membuat siswa senang ketika belajar dan tidak merasa jenuh. Pembelajaran menggunakan media pembelajaran teknologi komputer seperti ini harus menyelaraskan guru akan menggunakan metode pembelajaran apa yang cocok yang diajarkan untuk siswa, agar siswa tidak merasa jenuh ketika di Sekolah.

Proses belajar mengajar media pembelajaran juga dapat membangkitkan semangat belajar dan minat dari siswa yang tinggi, selain itu juga dapat membangkitkan motivasi belajar siswa, dan bahkan membawa pengaruh psikologis terhadap siswa. Pemakaian atau penggunaan media juga dapat meningkatkan pemahaman siswaterhadap pelajaran di Sekolah. Media dimanfaatkan memiliki posisi alat bantu guru dalam proses mengajar, misalnya slide, foto, grafik, film, maupun pembelajaran menggunakan komputer yang berguna untuk menangkap, memproses, dan menyusun kembali informasi visual dan verbal.
 
2. Pengertian Media Pembelajaran

Istilah media berasal dari bahasa latin yang merupakan bentuk jamak dari “medium” yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Association for
Education and Communication Technology (AECT) mengartikan media sebagai segala bentuk yang digunakan untuk proses penyaluran informasi. Sedangkan National Education Association (NEA) mengartikan media sebagai segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca, atau dibicarakan beserta instrumen yang digunakan untuk kegiatan tersebut. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, merangsang pikiran, perasaan dan kemauan siswa sehingga terdorong terjadinya proses belajar pada dirinya.

3. Jenis-jenis Media Pembelajaran
  •  Ice breaking
• Apa itu ice breaking dan contohnya?
Ice Breaking adalah suatu kegiatan yang dilakukan agar bisa mencairkan suasana yang ada. Istilah ini berasal dari dua suku kata bahasa inggris, yang mempunyai arti pemecah es. Frasa ini sering digunakan di dalam suatu kegiatan agar mampu menghilangkan berbagai kejenuhan yang ada.

• Apa itu ice breaking pembelajaran?
Hal ini jelas berpengaruh terhadap optimalisasi pencapaian tujuan belajar. Ice breaking merupakan sentuhan aktivitas yang dapat digunakan untuk memecahkan kebekuan, kekalutan, kejemuan dan kejenuhan suasana sehingga menjadi mencair dan suasana bisa kembali pada keadaan semula (lebih kondusif).

• Kenapa perlu ice breaking?
Ice breaker sangat membantu guru dalam proses pelajaran yang sedang berlangsung. Kelebihan ice breaker yaitu membantu siswa untuk fokus belajar, membantu siswa lebih semangat belajar lagi, siswa yang mengantuk menjadi
 
bergairah lagi dan membantu siswa agar tidak bosan pada saat mengikuti pelajaran di kelas.

• Kapan Ice breaking dilakukan pada pembelajaran? Game Ice Breaking di Kelas

Kegiatan yang satu ini emang paling cocok dilakukan di awal-awal pertemuan, di pertengahan pelajaran, maupun saat kegiatan-kegiatan bonding.
Selain dilakukan di ruangan luas.
• Apa manfaat ice breaking dalam presentasi?
Ice breaking dirancang untuk menyuntikkan energi baru kepada audiens di
sela presentasi. Dalam pelaksanaannya ice breaking ada yang digunakan di awal sebagai pemanasan, ada juga yang dilakukan di tengah sesi presentasi untuk memecah kebekuan serta relaksasi.

• Seberapa pentingkah penggunaan ice breaking pada saat mengajar didalam kelas?
Maka dari itu ice breaking berperan menjadi pemberi energi. Ketika kita menggunakan ice breaking sebagai media untuk pengalihan perhatian, maka fokus siswa pada pembelajaran maka otomatis akan meningkat. Hal ini karena siswa yang lelah memikirkan pelajaran mempunyai waktu istirahat sebentar.

• Macam macam ice breaking

1. Tebak gambar
2. Sambung Kata
3. Games ‘Bos Berkata’
4. Siapa Dia
5. Rumus Benar-Salah
6. Berhitung
 
  • TTS (Teka-Teki Silang)
1. Pengertian Teka-Teki Silang dan Media Pembelajaran

Pertama , pengertian Teka-teki silang . Teka-teki silang merupakan sebuah permainan yang cara mainnya yaitu mengisi ruang-ruang kosong yang berbentuk kotak dengan huruf-huruf sehingga membentuk sebuah kata yang sesuai dengan petujuk . Selain itu mengisi teka-teki silang atau biasa disebut dengan TTS memang sungguh sangat mengasikan , selain juga berguna untuk mengingat kosakata yang populer , selain itu juga berguna untuk pengetahuan kita yang bersifat umum dengan cara santai. Melihat karakteristik TTS yang santai dan lebih mengedepankan persamaan dan perbedaan kata , maka sangat sesuai kalau misalnya dipergunakan sebagai sarana peserta didik untuk latihan dikelas yang diberikan oleh guru yang tidak monoton hanya berupa pertanyaan-pertanyaan baku saja.
Teka-teki silang yang menjadi kegemaran lintas generasi ini, sesungguhnya merupakan hal baru, tetapi tidak begitu baru. Artinya, hal ini sudah berlangsung dari zaman ke zaman dengan format dan bentuk yang serupa tapi tak sama. Catatan sejarah menyatakan bahwa format TTS seperti sekarang sudah ada sejak zaman kuno. Bentuknya masih cukup sederhana, yaitu sebuah bujur sangkar berisi kata-kata, huruf-huruf yang sama pada bujur sangkar itu menghubungkan kata-kata secara vertikal dan horizontal. Hampir serupa dengan TTS yang kita kenal sekarang.

  •  Audio dan Film

 
• apa yang dimaksud dengan audio?

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi ketiga (Tim Penyusun, 2007: 76), audio merupakan alat peraga yang bersifat dapat didengar. Daryanto (2010: 37), audio berasal dari kata audible, yang artinya Page 2 8 suaranya dapat diperdengarkan secara wajar oleh telinga manusia.
• Apa saja jenis media audio?

Contoh media audio antara lain radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa, dan lain-lain.
• Apa itu audio visual dan contohnya?

Audio visual murni, merupakan media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak, dimana berasal dari satu sumber. Contoh dari audio visual murni adalah film bersuara, video, televisi. 2. Audio visual tidak murni, merupakan sebuah media yang unsur gambar dan suaranya berasal dari sumber yang berbeda.
 
  •  Poster atau Gambar


Poster adalah media publikasi yang terdiri atas tulisan, gambar ataupun kombinasi antar keduanya dengan tujuan memberikan informasi kepada khalayak ramai. Poster atau plakat juga adalah karya seni atau desain grafis yang memuat komposisi gambar dan huruf di atas kertas berukuran besar.

• Apa itu poster dan tujuannya?
Poster dibuat dengan tujuan untuk mengajak, membujuk atau menghimbau masyarakat untuk melakukan sesuatu seperti yang telah dituliskan dan digambarkan didalam poster tersebut.

• Apakah fungsi poster itu?
Fungsi poster yang utama adalah untuk menyampaikan sebuah pesan atau informasi kepada masyarakat luas.
 
4. Manfaat Media Pembelajaran

• Media pembelajaran dapat mengatasi berbagai keterbatasan yang dimiliki siswa. Kehidupan keluarga dan masyarakat sangat menentukan macam pengalaman yang dimiliki siswa, siswa dari golongan kurang mampu tidak akan sama pengalaman sehari-harinya dengan siswa dari golongan mampu. Dalam hal ini media pembelajaran dapat mengatasi hal tersebut, misalnya dengan film, TV, video, gambar dan sebagainya.

• Media pembelajaran dapat mengatasi ruang kelas. Untuk menampilkan objek yang terlalu besar, terlalu berat dimana tidak mungkin dibawa ke dalam kelas, misalnya binatang-bintang besar, dapat diatasi dengan menggunakan media pembelajaran, seperti foto, slide, gambar, model, TV dan sebagainya.

• Media pembelajaran dapat mengatasi objek yang terlalu kecil (yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang), seperti molekul atom, sel, bakteri, maka dapat digunakan media seperti mikroskop, lup, model, gambar dan sebagainya.

• Media dapat mengatasi gerakan yang terlalu lambat, terlalu cepat, seperti dengan menggunakan media film, film slide, TV video, dan lain sebagainya.

• Media pembelajaran dapat mengatasi hal-hal yang terlalu kompleks dan rumit untuk diamati, seperti sistem listrik pada pesawat terbang, sistem aliran darah atau susunan tubuh manusia. Hal ini dapat diatasi dengan menggunakan film, film slide, TV, video, gambar, foto, dan lain sebagainya.

• Media pembelajaran dapat menunjukkan hal-hal seperti peristiwa alam, misalnya tiupan angin, mekarnya bunga, terjadinya letusan gunung berapi, gerhana matahari yaitu dengan menggunakan film, silm strip, dan film slide.

• Media memungkinkan terjadinya interaksi langsung antara siswa dengan lingkungan dan masyarakat atau keadaan alamiah, yaitu dengan meninjau kebun binatang, taman nasional, museum, kebun botani, cagar alam, dan perindustrian.

• Media menghasilkan keseragaman pengamatan siswa terhadap sesuatu yaitu dengan menggunakan film, slide, dan mikroskop.

• Media dapat menanamkan konsep dasar yang konkrit dan realistis, yaitu dengan menggunakan gambar, film, dan model.
 
• Media dapat mengembangkan keinginan dan minat belajar yang baru, serta membangkitkan motivasi dan merangsang kegiatan belajar siswa (hampir semua media dapat digunakan)






Type and hit Enter to search

Close