Komponen Karburator Dan Fungsinya

fungsi komponen karburator pada motor

Sekalipun bukan seorang teknisi ataupun seorang pekerja bengkel kendaraan, Anda tetap harus mengetahui komponen karburator dan fungsinya. Paling tidak, Anda bisa merawat komponen ini dengan baik supaya tidak terjadi aus serta perangkat tidak berkarat. 

Oleh karena itu, pada artikel berikut ini akan dijelaskan tentang komponen karburator dan fungsinya supaya bisa menjadi informasi bagi Anda. Jadi, silakan disimak ini komponen-komponen yang dimaksud:

Baca juga : Cara merawat sepeda motor matic

1. Air Horn

Air Horn merupakan komponen karburator yang berfungsi sebagai pintu masuk udara yang lolos dari komponen penyaring. Biasanya, Air Horn terletak di bagian ujung dari air vent tube yang pada bagian ujung yang lain bersambung dengan ruang pelampung atau ruang reservoir.

Komponen Air Horn termasuk perangkat karburator yang harus dijaga dan rawat dengan baik atau kendaraan akan mengalami kerusakan. Untuk pemeriksaannya bisa dilakukan bersamaan dengan waktu servis atau memeriksakan Air Horn di setiap enam bulan sekali. 

2. Air Vent Tube

Komponen karburator yang paling penting adalah Air Vent Tube karena berfungsi sebagai penyeimbang tekanan di dalam karburator. Kesehatan komponen ini menjadi jaminan kalau tekanan ruang pelampung dan bahan bakar tetap sama atau tidak ada tekanan yang melebihi tekanan yang lain. 

Anda harus memastikan Air Vent Tube tetap bersih karena jika kotor akan menghambat penyamaan kedua tekanan. Sedangkan salah satu resiko jika komponen ini kotor adalah kendaraan akan boros bahan bakar serta daya pacu kendaraan akan mengalami penurunan. 

3. Pelampung

Komponen karburator dan fungsinya yang akan dijelaskan berikutnya adalah pelampung yang berada di dalam ruang reservoir. Salah satu fungsi dari komponen ini yaitu untuk mendeteksi jumlah bahan bakar yang tersedia di dalam karburator dan akan mengirim sinyal-nya dalam bentuk penarikan needle velve ke bagian bawah atau ke atas.

Jika bahan bakar sedang penuh, pelampung akan naik dan berposisi sejajar dengan ketersediaan bahan bakar, sedangkan kalau bahan bakar berkurang, maka pelampung otomatis akan turun ke bagian bawah. Bisa dikatakan pelampung berfungsi sebagai indikator ketersediaan bahan bakar dengan tanda-tanda seperti di atas. 

4. Nedle Valve

Needle Valve juga terbilang komponen karburator yang harus dijaga dan dirawat dengan baik selamanya. Pasalnya, komponen inilah yang menjadi pintu masuk bahan bakar sebelum akhirnya menempati ruang di reservoir dan bahan bakar pun bisa berfungsi untuk menghantar daya pada mesin. 

Komponen Needle Valve bersambung secara langsung dengan pelampung sehingga kemana pun pelampung bergerak, Needle Valve pasti mengikutinya. Oleh karena itu, bisa dikatakan pergerakan naik turun Needle Valve juga ditentukan oleh ketersediaan bahan bakar yang jika bensin penuh, needle valve akan bergerak ke atas dan sebaliknya. 

Baca juga : Tips merawat sepeda motor

5. Slow Jet

Slow Jet adalah komponen karburator yang posisinya berdekatan dengan komponen Throtte Valve. Fungsi dari komponen ini ialah untuk mengalirkan bensin dengan ideal sekalipun kecepatan kendaraan sedang dalam tipe idle. 

Slow Jet juga tergolong komponen yang harus terawat dengan baik, atau kendaraan akan mudah mati pada posisi laju lambat. Biasanya, tukang bengkel akan memeriksa komponen ini hanya untuk memastikan masih bisa berfungsi dengan baik dan tidak diperlukan perbaikan maupun pergantian komponen. 

Demikianlah uraian tentang komponen karburator dan fungsinya yang menurut saya sangat penting untuk diketahui. Maka dari itu, silakan dibaca artikel di atas lalu sebisa mungkin untuk melakukan semua perawatan agar komponen-komponen karburator tetap terawat dengan baik. 


Penulis : Tini

 

No comments for "Komponen Karburator Dan Fungsinya"