Breaking News

5 Cara Budidaya Jamur Tiram Dengan Mudah dan Praktis

bisnis budidaya jamur tiram mudah

Siapa sangka kini jamur tiram telah menjadi bisnis yang dapat menghasilkan profit berlipat. Tidak sesulit yang dipikirkan, nyatanya cara budidaya jamur tiram sangat mudah untuk dilakukan bahkan untuk orang awam sekalipun. Kuncinya yakni teliti dan telaten untuk menuai hasil yang maksimal. 

Faktanya, budidaya jamur tiram menjadi salah satu opsi agribisnis yang cukup menjanjikan sebab permintaan pasar yang makin meningkat. Tidak heran jika banyak pengusaha yang mulai melirik opsi tersebut. Umumnya masa panen hanya berdurasi sampai 4 bulan saja, pelaku bisnis sudah dapat memetik profit berlipat.

Ketika memulai usaha khususnya bisnis jamur tiram, tentu dibutuhkan berbagai tahapan dan cara tepat agar hasil yang didapatkan pun maksimal.

Daftar Alat Yang Dibutuhkan

Sebelum membahas cara, setidaknya anda harus mengetahui berbagai komponen bahan yang dibutuhkan untuk memulai proses pembuatan jamur. Nah selengkapnya sebagai berikut ini;

1. Ampas tebu dan serbuk kayu gergaji 

2. Dedak halus 

3. Bibit jamur berkualitas terbaik

4. Jagung

5. Alkohol 

6. Kapur

7. Pupuk

8. Plastik bening atau transparan

9. Air bersih secukupnya

10. Pupuk organik cair berkualitas

Komponen diatas merupakan bahan yang dibutuhkan untuk membuat jamur hingga tumbuh. Anda bisa mendapatkan dengan mudah pada toko terdekat. 

Baca juga : Bisnis budidaya jamur merang

5 Langkah Cara Budidaya Jamur Tiram Dengan Mudah

Nah setelah anda mengetahui deretan alat yang dibutuhkan, berikut cara mudah yang dapat anda lakukan selengkapnya berikut ini;

1. Siapkan rak penumbuhan untuk jamur 

Setidaknya anda harus menyiapkan kumbung dalam proses penumbuhan jamur. Bagi yang belum paham, kumbung merupakan tempat penyimpanan dalam segi bangunan. Umumnya kumbung dari bilik bambu atau tembok.

Yang perlu diperhatikan, pastikan jarak antar rak sekitar 60 cm dengan lebar rak 50 cm, tinggi maks 3 meter. Dengan mengacu demikian, maka media penumbuhan jamur dapat berjalan dengan maksimal.

2. Menyiapkan wadah bag log

Berbeda dengan kumbung, bag log ialah media untuk penumbuhan jamur. Setidaknya dibutuhkan total seratus bag log. Dengan demikian maka jamur yang diinginkan dapat tumbuh dengan banyak.

3. Membuat tumbuhan bag log

Setelahnya, campurkan semua bahan berupa ampas tebu, tepung jagung, dedak halus, pupuk, kapur, dan pupuk organik hingga rata pada wadah baskom hingga halus dan tidak ada gumpalan sedikitpun. Jangan lupa tambahkan air secukupnya.

Untuk penyusunan bag log, anda dapat memilih dengan pola horizontal maupun vertikal. Namun, nyatanya penyusunan horizontal memiliki keunggulan lebih aman ketika proses penyiraman air.

4. Tahap menanam bibit jamur

Pada tahap ini, pastikan penanaman bibit jamur dilakukan dalam ruangan tertutup dan dilakukan dengan cepat namun juga harus tetap teliti. Anda dapat menyipkan bibit jamu dengan jumlah 3 botol.

Baca juga : Budidaya jamur enoki

5. Pencegahan hama pada jamur tiram

Umumnya, hama dapat menyerang tumbuhan apa saja termasuk jamur. Munculnya hama menjadi suatu pertanda bahwa kondisi jamur maupun faktor lingkungan tidak stabil. Oleh sebab itu, sebaiknya jangan anggap remeh hama. Imbasnya, nilai jual jamur menjadi rendah hanya karena hama.  

Solusinya, gunakan penyemprot formalin pada daerah tumbuh kembang jamur. Dan juga bersihkan ulat penganggu khususnya ketika musim hujan tiba sebab suhu basah atau lembab memicu datangnya hama ulat

Nah itulah 5 langkah mudah dalam mengetahui cara budidaya jamur tiram. Keberhasilan tidak terlepas dari keuletan dan ketekunan dalam melakukan sesuatu. Dibutuhkan kesabaran untuk mencapai jamur yang berkualitas. Selamat mencoba semoga berhasil.


Penulis : Tini


Type and hit Enter to search

Close