Breaking News

Media tanam anggrek


Menanam di Tanah

Pengertian penanaman anggrek di tanah, tidak seperti penanaman durian, jambu, misalnya dengan menggali lubang tanam beberapa puluh sentimeter. anggrek tanah (Vanda douglas) sebenarnya labih tepat dikatakan menanam di atas tanah, sedikit menggantung, sementara batang anggrek berpegang pada air. 

Cara menanam anggrek tanah adalah sebagai berikut.

  1. Lubang Tanam. buatlah lubang tanam dengan selebar 30 cm, dalam 10 cm sedangkan panjangnya disesuaikan dengan kebun. apabila lahan yang akan kita tanam panjangnya 35 meter, sebagiknya setiap 10 cm dibuat jalan, yang tujuannya untuk memudahkan penyiraman. lubang tanam di usahakan tidak tergenang air pada waktu hujan atau pada penyiraman.
  2. Memasang ajir. setelah lubang tanam selesai, kita membuat ajir (Tiang untuk menopang tanaman). tingginya lebih 2,5 meter, lalu ajir tadi kita tanam sedalam 50 cm. jarak antara jir 1,5 meter, sedangkan tiap lubang ditanam 2 baris. selain untuk berdirinya tanaman, ajir juga dapat memberi kesan rapi pada susunan tanaman agar lebih mudah untuk melakukan pemeliharaan, lebih efisien dalam pemanfaatan tempat, dan pemanfaatan sinar matahari dalam berfotosintesis. dengan demikian, ajir itu sangat menentukan tingkat kesehatan tanaman sehingga pada akhirnya menentukan ke berhasilan dalam memproduksi bunga anggrek. bahan yang sering di gunakan untuk  ajir adalah bambu. dalam hal ini, kita tidak perlu membuat ajir untuk setiap tanaman akan tetapi, beberapa tanaman dikelompokkan dalam jajaran, lalu diapit dengan reng yang terbuat dari bambu yang ujungnya kita ikat pada ajir. tinggi penempatan jajaran reng yang mengapit tanaman disesuaikan dengan tinggi tanaman. anggrek yang sudah cukup tinggi perlu dibuat dua jajaran pengapit tanaman.
  3. Menanam. bibit yang akan kita tanam mempunyai panjang paling seditik 30 cm. bibit sebaiknya didapatkan dari stek tanaman yang sudah cukup tinggi, lebih kurang 1 Meter sehingga lebih kurang satu bulan tanaman anggrek sudah mulai berbunga. jarak tanam yang satu dengan yang lainnya adalah 10 cm, kemudian jajaran tanaman yang kita atur rapi diapit dengan reng yang ujungnya kita ikatkan dengan ajir dan kita ushakan posisi tanaman itu dalam keadaan tegak. setelah semua tanaman berdiri tegak, lubang tanam tadi kita isi dengan pupuk kandang, dan di atasnya disusun sabut kelapa (bisa juga dengan menggunakan serutan kayu). diusahakan penyusunan sabut kelapa atau serutan kayu itu menutupi semua akar yang keluar.

Menanam di Pot

Dalam hal ini, ukuran dipot misalnya disesuaikan dengan berasnya tanaman dan jenis anggrek yang akan kita tanam, contoh anggrek Phalaenopsis yang mempunyai perakaran tidak dalam, tidak perlu diberi pot yang dalam.lain halnya dengan Vanda yang mesti ditanam dalam pot yang dalam.

Cara Menanam di pot.
  • siapkan pot dan sesuaikan dengan tanaman yang akan kita tanam
  • pot yang diisi dengan pecahan genteng atau arang setinggi 1/3 bagian dari pot. setelah tanaman berdiri, isilah dengan potongan batang pakis atau potongan sabut kelapa hingga lebih kurang 2 cm dari bibir pot. setiap pot satu tanaman anggrek . setelah ditanam, biasanya tanaman anggrek tidak dapat berdiri tegak tanpa bantuan penopang. untuk itu, perlu dibuatkan penopang dari kawat atau mempergunakan ajir bambu yang tingginya disesuaikan dengan tinggi tanaman.
Penerbit : PT. Musi Perkasa Utama

Type and hit Enter to search

Close